Menggembungnya Bulan,Masjid hanya Dijadikan Tempat Jalan-Jalan, Banyaknya Mti Mendadak sebagai Salah Satu Tanda-Tanda Kecil Kiama
Telah bersabda Rasulullah Shallahu “alaihi wa Sallam: “Diantara tanda dari sudah dekatnya kiamat adalah menggelembungnya bulan sabit (awal bulan).hadits Shahih diriwayatkan oleh Al Albani dalam kitab “Ash Shahihah” nomor 2292, hadits ini dalam riwayat Thabrani adalah berasal dari Ibn Mas’ud dan dalam riwayat Ath Thayalisi adalah berasal dari Abi Hurairah.Telah bersabda pula Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam : “Diantara tanda dari sudah mendekatnya kiamat adalah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat sebagai jalan-jalan serta meluasnya mati mendadak.”ini adalah hadits hasan menurut Ath Thayalisi dari Anas dan dalam kitab
“Ash Shahihah” Al Albani nomor 2292
Tanda-tanda Keluarnya Dajjal
Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal adalah tempo waktu tiga tahun yang sangat sulit, dimana pada waktu itu manusia akan ditimpa kelaparan yang sangat. Allah memerintahkan kepada langit pada tahun pertama darinya untuk menahan 1/3 dari hujan dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan 1/3 dari tanaman. Kemudian Allah memerintahkan kepada langit pada tahun kedua darinya agar menahan 2/3 dari hujannya dan memerintahkan bumi untuk menahan 2/3 dari tanamannya. Kemudian pada tahun ketiga darinya Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, lalu ia tidak meneteskan setitik air pun dan memerintahkan kepada bumi agar menahan seluruh tanamannya, maka setelah itu tidak tumbuh satu tanaman hijau pun dan semua binatang berkuku akan mati kecuali yang dikehendaki Allah. Para sahabat bertanya dengan apa manusia akan hidup pada hari itu? “beliau menjawab, “tahlil, takbir, tasbih dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan.” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim, Shahih. Lihat Ash-Shahihah no.2457)Dikutip dari buku “Dajjal Sudah Muncul Dari Khurasan”, Menyingkap Syubhat dan Kedustaan Bagawan Sri Satya Sai Baba, Diakah Almasih Ad-Dajjal yang dijanjikan,Hal 109, Karya Abu Fatiyah Al-Adnani, Penerbit Granada Mediatama, Cetakan 1, Juli 2006
Peristiwa Turunnya ‘Isa Alaihissalam di Masjid Menara Putih Damaskus pada Akhir Zaman
Dalam hadits Nawwas bin Sam’an yang panjang yang membicarakan kemunculan Dajjal dan turunnya ‘Isa ‘alaihissalam, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:“Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibnu Maryam, maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur Damsyiq dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za’faran, dan kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat; bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada orang kafirpun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu ‘Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian ‘Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi Allah dari Dajjal, lalu ‘Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di surga.”
Shahih Muslim, Kita Al-Fitan wa Asyrathis Sa’ah, Bab Dzikr Ad-Dajjal 18:67-68Aus bin Aus Ats-Tsaqafi meriwatkan bahwa Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasallam bersabda, “‘Isa bin Maryam akan turun di Menara Putih sebelah timur Kota Damaskus.”
Selasa, 21 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar